

Senin, 27 April 2026 menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan wakaf produktif di Indonesia. Bertempat di Yogyakarta, sebanyak 13 BMT bersatu dalam sebuah kolaborasi kebaikan melalui Penandatanganan PKS Investasi Wakaf Produktif Melon Premium.
Bukan sekadar seremoni, ini adalah tentang bagaimana wakaf terus bertransformasi dari yang selama ini dikenal sebagai aset diam, menjadi kekuatan ekonomi yang hidup dan memberdayakan.
Turut hadir dalam momentum ini, Prof. Dr. H. Waryono, S.Ag., M.Ag selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, yang menegaskan bahwa masa depan wakaf adalah tentang kebermanfaatan yang berkelanjutan. Wakaf tidak hanya berbicara tentang memberi, tetapi juga tentang menciptakan solusi.
Melalui program Wakaf Produktif Melon Premium, potensi besar wakaf diolah dengan sentuhan inovasi pertanian modern berbasis greenhouse. Hasilnya bukan hanya panen buah berkualitas, tapi juga panen harapan bagi para petani, masyarakat sekitar, hingga generasi mendatang.
Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi adalah kunci. Dengan keterlibatan 13 BMT, ekosistem ekonomi umat semakin diperkuat mulai dari permodalan, pendampingan, hingga distribusi manfaat yang lebih luas.
Lebih dari itu, inisiatif ini membuka jalan bagi lahirnya pusat-pusat ekonomi baru berbasis wakaf, yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan menghadirkan kemandirian ekonomi masyarakat.